Selasa, 20 Agustus 2013

Anak suka minuman berkarbonasi cenderung agresif

Semakin dini anak mengonsumsi minuman bersoda, maka semakin besar kemungkinan sifat agresivitasnya muncul. Penelitian teranyar yang dipublikasi melalui The Journal of Pediatric menyatakan bahwa anak lima tahun yang selalu memulai perkelahian atau menganggu permainan, ada kemungkinan Ia terlalu banyak mengkonsumsi soda.

Dalam jurnal dari gabungan peneliti di Universitas Columbia, Universitas Vermont dan Universitas Harvard yang diterbitkan Jumat, 16 Agustus 2013, riset ini mengklaim  menemukan korelasi antara soda dan masalah perilaku agresif.

Kajian ini menjelaskan bahwa terjadi peningkatan perilaku agresif antara anak yang mengonsumi minuman berkarbonasi dengan mereka yang tidak. "Agak sulit untuk menginterpretasikan ini, karena belum terbukti secara klinik hasilnya signifikan," ujar Shakira Suglia, peneliti dari Universitas Columbia

Sampai saat ini, penelitian hanya mengaitkan soda dengan perilaku agresif manusia dewasa. Adapun penelitian sebelumnya menunjukkan hubungan antara soda dengan perilaku agresif, depresi dan keinginan untuk bunuh diri.

"Ini membuat masuk akal, terhadap kajian-kajian sebelumnya yang sudah ada," ujar Ben Belnap, Psikolog anak dari Primary Children Medical Center di Salt Lake City. Kajian teranyar tersebut memang tak menyebut apa penyebab utama dari soda yang mengubah perilaku anak, entah dari gula atau bahan lainnya. Tapi Belnap menyarankan agar lebih baik mencegah dengan membatasi konsumsinya.

Penelitian ini melibatkan ibu dan anak sebanyak 2929 dari 20 kota besar di Amerika. Mereka terlibat penelitian sejak 1998-2000 dengan metode wawancara secara berkala. Pertanyaan tentang seberapa sering anak mereka merusak barang yang mereka miliki dan barang orang lain. Pertanyaan juga dikaitkan antara berapa sering anak mereka mengkonsumsi soda serta menonton televisi.

Ditemukan bahwa anak-anak yang minum empat gelas atau lebih soda per hari, punya kecenderungan untuk merusak barang milik orang lain, berkelahi dan menyerang orang, ketimbang mereka yang tidak minum.

Sumber: Tempo

Senin, 19 Agustus 2013

Cara sederhana jaga kesehatan jantung

Untuk meningkatkan kesehatan jantung, Anda tidak perlu sampai bergabung ke pusat kebugaran atau melakukan perubahan besar pada pola makan. Langkah-langkah sederhana ternyata dapat memiliki efek yang besar terhadap kesehatan jantung.  
Seorang profesional kesehatan di Mayo Clinic telah mengembangkan rencana kesehatan jantung dalam the Mayo Clinic Healthy Heart. Berikut adalah ringkasan rencana kesehatan jantung yang dikutip Abc15.

Pertama, konsumsi lima porsi buah dan sayuran dalam sehari untuk meningkatkan kesehatan jantung Anda. Mulailah dengan makan sarapan setidaknya dan termasuk setidaknya satu porsi buah atau sayuran. Selain itu, jangan khawatir dengan begitu banyak makanan yang seharusnya tidak dikonsumsi untuk mendapatkan lima atau lebih porsi buah dan sayuran dalam sehari.

Selanjutnya, tambahkan setidaknya 10 menit aktivitas fisik yang cukup intens setiap hari. Sebenarnya banyak yang merekomendasikan 30 menit, namun 10 menit saja aktivitas fisik juga dapat membuat perbedaan. Misalnya, hanya 60 sampai 90 menit seminggu aktivitas fisik dapat mengurangi setengah risiko penyakit jantung.

Jadi, dapat dikatakan tidak perlu melakukan aktivitas fisik yang rumit atau berat. Misalnya, Anda bisa melakukannya ketika naik tangga kantor atau berjalan-jalan. Lalu ketika Anda menjadi lebih aktif, mungkin bisa mencoba untuk meningkatkan jumlah aktivitas fisik Anda dala sehari.

Selanjutnya yang terakhir adalah kualitas tidur yang baik untuk jantung Anda. Selama dua pekan, sebaiknya berusaha untuk mendapatkan delapan jam tidur yang baik dan berkualitas setiap malam. Memang, kebutuhan tidur setiap orang sedikit berbeda, tetapi delapan jam adalah rekomendasi yang baik.

Sumber: Okezone

Jumat, 16 Agustus 2013

Amazon Plus bantu atasi pembengkakan jantung

Euis Siti Maemunah (58), Bogor-Jawa Barat

Sehari-hari saya bekerja sebagai ibu rumah tangga, namun kini ini saya sudah tidak bisa beraktivitas seperti biasa. Jantung sering terasa berdebar kencang dan badan mengeluarkan keringat. Bulan Juni 2013 lalu saya periksa ke RSUD Ciawi, dokter mendiagnosa saya terkena pembengkakan jantung di sebelah kanan. Saya tidak diijinkan dokter untuk berkativitas terlalu berlebihan, istirahat cukup dan konsumsi obat-obatan yang dianjurkan olehnya.

Atas dasar Kehendak Yang Maha Kuasa, saya dipertemukan dengan herbal Amazon Plus. Saya konsumsi 2 sloki dalam sehari selama pagi dan malam. Usai dua minggu badan terasa lebih enak, dan jantung sudah tidak berdebar lagi. Dokter menyarankan saya untuk terus mengonsumsi Amazon Plus. Hingga saat ini saya sudah tak mengalami berbagai keluhan yang sangat menyiksa. Bahkan moment hari Raya Idul Fitri tahun 2013 ini, saya merasa badan sangat fit sehingga silaturahmi bersama keluarga besar berjalan dengan lancar. Terima kasih Amazon Plus dan PT Bintang Sejagat.

Kamis, 15 Agustus 2013

Bagaimana menaikkan kolesterol baik?

Seorang perempuan berusia 38 tahun melakukan tes kesehatan rutin dua tahunan. Setelah menerima hasilnya, terlihat bahwa kadar kolesterol "baik", HDL, di bawah garis bawah normal, yaitu 39 mg/dl. Untuk perempuan, kadar terendah adalah 50 mg/dl.

Padahal, tugas kolesterol HDL adalah menghancurkan kolesterol dari tubuh sebelum sel-sel itu punya kesempatan untuk menghambat kelancaran arteri. Angka HDL harus lebih tinggi untuk mengurangi penyakit jantung.

Untung saja, kadar kolestreol "jahat" atau LDL mendekati  kadar ideal yaitu 101 mg/dl, sedangkan trigliserida 93 mg/dl. Dengan demikian, kadar kolesterol total adalah 169 mg/dl. Batas kadar kolesterol terbaik kurang dari 200 mg/dl.

Cara menghitung kolesterol total adalah: LDL HDL + (Trigliserida/5)

Semua berlomba untuk mendapatkan angka total kolesterol di bawah 200 mg/dl. Namun, tentu lebih penting lagi untuk mempertahankan rasio LDL dan HDL serendah mungkin.

Menurut artikel yang diterbitkan Current Medical Research and Opinion, perbandingan LDL dan HDL lebih tinggi daripada 8,0 berpotensi menyebabkan penyakit jantung koroner.

Trik untuk mendapatkan keseimbangan rasio tersebut adalah menurunkan kadar LDL atau menaikkan kadar HDL. Untuk kasus perempuan di atas, sebaiknya ia menaikkan kadar HDL sebisa mungkin tanpa obat-obatan, seperti Niacin.

Banyak penelitian medis menunjukkan, asam lemak omega-3 sangat efektif untuk menaikkan kadar HDL. Omega-3 tersebut biasanya ada di dalam ikan, seperti salmon. Ada baiknya menambahkan biji labu ke dalam oatmeal saat sarapan. Biji labu dan biji bunga matahari juga mengandung konsentrasi omega-3 tinggi, sama banyaknya dengan yang terdapat di dalam ikan. Biji-bijian itu bisa menjadi alternatif untuk mereka yang tidak bisa mengonsumsi ikan.

Alternatif lain adalah mendapatkan omega-3 melalui suplemen yang bisa didapatkan di berbagai apotek. Suplemen tersebut terbukti efektif menaikkan HDL. Makanan lain adalah teh hijau dan cokelat hitam. Suplemen vitamin D juga memiliki efek yang positif terhadap peningkatan HDL.

Lalu, siapa yang tidak suka jus jeruk? Nah, yang terakhir ini salah satunya berfungsi menaikkan HDL.

Kadar kolesterol

* Total 

Di bawah 200 mg/dl = terbaik

200-239 mg/dl = perbatasan menuju tinggi

240 mg/dl ke atas = tinggi

* LDL

Di bawah 70 mg/dl = terbaik untuk mereka yang memiliki risiko tinggi terkena sakit jantung

Di bawah 100 = terbaik untuk mereka yang berisiko terkena sakit jantung

100-129 mg/dl = mendekati ideal

130-159 mg/dl = perbatasan menuju tinggi

160-189 mg/dl = tinggi

190 mg/dl ke atas = sangat tinggi

*HDL

Di bawah 40 mg/dl (pria) dan di bawah 50 (wanita) = buruk

50-59 mg/dl = baik

Di atas 60 mg/dl = terbaik

* Trigliserida

Di bawah 150 mg/dl = terbaik

150-199 mg/dl = perbatasan menuju tinggi

200-499 mg/dl = tinggi

500 mg/dl ke atas = sangat tinggi

Sumber: Kompas

Rabu, 14 Agustus 2013

Waspadai penyakit ginjal berakibat pada jantung

Penyakit gagal ginjal juga bisa menyebabkan komplikasi seperti infeksi, masalah jantung, gangguan saraf, stroke, sampai perdarahan lambung dan usus. Pada sebagian besar kasus, komplikasi tersebut bisa berakibat lebih fatal dari penyakitnya sendiri.

Menurut pakar kesehatan ginjal dr Tunggul Situmorang, SpPd-KGH, penyakit jantung merupakan penyebab utama kematian pada pasien gagal ginjal. "Hampir 70 persen pasien gagal ginjal juga mengalami sakit jantung," ujar dr Tunggul.

Kematian aktor dan penyanyi senior Kris Biantoro di usia 75 tahun setelah menderita penyakit ini selama 38 tahun kemungkinan besar juga disebabkan karena komplikasi. Terlebih Kris Biantoro cukup rajin melakukan cuci darah (dialisis) menggunakan metode CAPD di rumah.

"Bagi pasien penyakit ginjal kronik yang rutin melakukan dialisis, fungsi ginjal akan digantikan dengan terapi tersebut sehingga penyebab kematian umumnya penyakit lainnya," papar dokter yang menjadi Direktur Utama RS PGI Cikini Jakarta ini.

Dilansir dari situs health24, penyakit ginjal dapat memicu banyak penyakit yang berhubungan dengan cairan di dalam tubuh. Hal ini terkait dengan fungsi ginjal yang mengatur keseimbangan cairan di dalam tubuh. Jika ginjal berhenti bekerja, cairan bertambah secara berlebihan pada organ seperti paru-paru, jantung, otak, dan jaringan tubuh lainnya.

Peningkatan cairan akan membuat organ-organ tersebut bekerja dengan lebih keras dan mempercepat kerusakannya. Peningkatan cairan juga meningkatkan tekanan darah dan ketidakmampuan tubuh mengontrol potasium secara efektif sehingga meningkatkan risiko serangan jantung.

Karena itu, dokter akan selalu memantau kesehatan pasien gagal ginjal untuk mencegah terjadinya komplikasi. Hasil pemeriksaan laboratorium dapat menunjukkan perkembangan keracunan ureum (produk sisa) atau keseimbangan kimiawi lainnya.

Beberapa jenis obat-obatan juga dapat membantu memperlambat penurunan fungsi ginjal. Namun, jika tindakan perawatan tersebut sudah tidak memadai lagi, tidak menutup kemungkinan dokter akan menyarankan dialisis.

Sumber: Kompas

Jumat, 02 Agustus 2013

Terlalu sering terpapar elektronik bisa buta

Terlalu sering terpapar alat elektronik seperti telepon seluler, komputer, dan televisi dapat menyebabkan kebutaan.

Dokter spesialis mata di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Dr Elvioza, SpM mengatakan alat-alat elektronik dapat mengeluarkan sinar biru (blue rays) dengan spektrum ultra violet (UV) tidak terlihat yang dapat membahayakan sel retina.

"Invisible UV dapat merusak sel retina dengan mengurangi pigmen makular yang berguna melindungi retina dari paparan UV," kata Dr Elvioza di Jakarta, Kamis.

Jika pigmen makular berkurang hingga jauh di bawah 0,43 maka akan terjadi kebutaan.

"Kebutaan yang mungkin terjadi adalah Age-related Macular Degeneration (AMD) yang biasa terjadi pada usia 50 tahunan," kata staf ahli divisi vetreo-retina RSCM tersebut.

AMD disebabkan oleh menipisnya pigmen mata karena teralalu sering digunakan untuk melindungi retina dari blue rays dan radikal bebas.

Oleh sebab itu, dokter menyarankan agar mereka yang sering menggunakan alat-alat elektronik menggunakan kaca mata dengan UV protector.

"Selain itu jangan terlalu sering berinteraksi dengan layar elektronik, mata juga butuh istirahat," katanya.

Makan makanan dengan kandungan lutein dan zeaxanthin juga baik sebagai antioksidan untuk degenerasi makular.

"Lutein dan zeaxanthin banyak terdapat pada sayuran seperti selada, brokoli, bayam, jagung dan buah kiwi, selain itu banyak minum suplemen mata juga sangat disarankan," katanya.

Sumber: Antara

Kamis, 01 Agustus 2013

Anemia, atasi dengan tomat

Tomat (Solanum lycopersicum syn) merupakan jenis buah sayur yang dinikmati oleh banyak orang yang sangat populer digunakan dalam berbagi jenis salad, sebagai campuran sambal maupun di nikmati dengan sebagai jus.

Tomat memiliki kandungan vitamin C yang lebih tinggi dibandingkan jeruk. Berdasarkan pada penelitian diketahui bahwa tanaman tomat yang berwarna merah sarat akan kandungan vitamin C dan vitamin A. Semakin matang buah tomat, kandungan vitamin nya pun semakin banyak.

Selain kaya akan vitamin, buah tomat juga mempunyai banyak khasiat bagi kesehatan tubuh, seperti anemia. Lemah, letih dan lesu adalah beberapa tanda-tanda ketika seseorang mengidap anemia atau penyakit kurang darah merah. Tidak perlu buru-buru membeli obat atau suplemen penambah darah yang mahal, tapi cukup dengan memakan dua buah tomat sehari. Tomat memang mengandung banyak zat besi yang memiliki tugas penting dalam meningkatkan sel darah merah. Dengan mengkonsumsi tomat setiap hari secara teratur, tubuh kita akan menjadi sehat dan bugar.

Sumber: Suara Merdeka